Ngeblog (17)

Secercah Harapan Pesta Blogger 2008
Oleh IBN GHIFARIE

Akhirnya datang juga? Kiranya ungkapan ini tak berlebihan bila meneropong kehadiran Pesta Blogger 2008 (PB08) yang tinggal menghitung waktu.

Setelah penantian panjang. Kini, panitia mengumumkan ihwal perencanaan puncak PB08 akan digelar di Jakarta. Pada tanggal 25 Oktober 2008 dan tempatnya menyusul.

Sepekan sebelum acara puncak akan diadakan Road Show dengan rute Dari Bali Ke Jakarta. Kali pertama, Road show akan diawali dari Bali, lalu bergerak ke Malang, Yogyakarta, Bandung, dan berakhir di Jakarta.

Di tiap kota, komunitas blogger setempat dipersilakan menggelar acara sendiri. Acara yang digelar sebaiknya masih dalam koridor Blogging for Society. Bentuknya diserahkan semampu komunitas lokal.
Di Bali, Bali Blogger Community (BBC) bisa membuat acara, contohnya, kunjungan ke RSJ. Di Yogyakarta, Cah Andong, mungkin mengadakan acara bagi buku ke anak sekolah dan seterusnya. Tentu saja semua komunitas blogger daerah boleh membuat aneka sekreatif mungkin.
Panitia di Jakarta akan menyediakan satu buah bus dari Bali. Bus itu akan diisi oleh perwakilan blogger setempat, wartawan, dan undangan lainnya. Bila ada blogger yang berminat ikut, tapi tak kebagian kursi, dipersilakan membawa kendaraan sendiri.

Bus itu akan berangkat ke Malang setelah acara di Bali selesai. Di Malang, komunitas blogger setempat diharapkan membentuk kepanitiaan sendiri dan mengadakan acara penyambutan blogger dari Bali. Selanjutnya, komunitas blogger Malang diharapkan membuat acara bersama.

Setelah acara selesai, rombongan meneruskan perjalanan ke Yogyakarta. Blogger yang berminat ikut dipersilakan ikut bus dari Bali, dengan catatan masih ada kursi kosong. Dan, yang tak kebagian kursi juga boleh membawa kendaraan sendiri atau menyewa bus. Begitu seterusnya hingga road show itu berakhir di Jakarta pada 25 Oktober 2008.

Bagaimana dengan blogger di kota yang tak dilewati bus, tapi ingin ikut acara? Panitia mempersilakan para blogger memilih bergabung di kota mana saja. Blogger Makassar, misalnya, dapat ikut acara di Bali atau Malang. Blogger Semarang atau Solo, silakan menjemput rombongan dan mengikuti acara yang diselenggarakan oleh Cah Andong. Blogger Cirebon, Tegal, Garut, silakan menghubungi komunitas Batagor.

Nah, secercah harapan PB08 pun telah dipelupuk mata. Ayo dukung bareng-bareng PB08. Cita-cita Blogging for Society juga akan segera terlaksana. Hore. [Ibn Ghifarie]

Ayo Ngeblog, Ayo Ngoment Juga..!!

Cag Rampes, Pojok Komputer Ngaheng, 28/08/8.08.28 wib

Ngeblog (16)

Pepih Nugraha: Ngebloglah yang Bermanfaat
Oleh IBN GHIFARIE

Kali ketiga, Ayongeblog melalui Ibn Ghifarie berhasil berbagi pengalaman sola ngeblog dengan Pepih Nugraha, pendiri pelatihan gratis Jurnalistik di Sekolah Menengah Atas (SMA), Perguruan Tinggi (PT), dan Pesantren.

Diakui atau tidak, hal tersulit dalam menulis adalah memulai. Maka, jangan pernah ia musuhi. Jadikan memulai sebagai sebuah tantangan, bukan tentangan. Menulis saat bahagia itu biasa, baru luar biasa jika bisa menulis dalam keadaan berduka, tertekan atau bahkan terluka. Biasakan menulis sekalipun dalam suasana hati yang ekstrem, dalam lara maupun suka. Bukankah susah dan senang hanyalah permainan rasa belaka.

Inilah moto yang dipegang teguh oleh pewarta Kompas. Bagitupun dalam soal ngeblog. Barikut hasil wawancaranya;

Bisa diceritakan awal perkenalan Anda dengan media online ini?

Tahun 2006 lalusaat bertugas di Surabaya. Mulanya saya agak sedikit mengejek istri saya yang kebetulan sudah ngeblog lebih dulu. Saya bilang itu perbuatan narsis. Tetapi dia jalan terus karena punya banyak teman dari ngeblog. Dia sering blogwalking. Akhirnya saya nyoba di Blogspot dengan nama Blog BERANDA T4 BERBAGI. Sejak awal saya sadar, saya tidak boleh narsis, tetapi blog saya harus bermanfaat bagi orang banyak.

Kenapa memilih blog sebagai tempat mencurahkan segala ide?

Blog adalah media gratisan. Tanpa punya PC di rumah pun kita bisa ke warnet. Blog adalah media demokratis. Anda tidak suka dengan isi blog, jangan usil, silakan cari blog yang lebih baik. Di blog, kita bisa mempraktikkan web berbasis 2.0 yang interaktif. Segala pertanyaan bisa dijawab di sana.

Manfaat apa saja yang dirasakan Anda atas kehadiran catatan harian online ini?

Blog sekarang bisa monetize atau menghasilkan uang. Ada yang pasang banner iklan, ada juga yang sengaja jualan (virtual shop). Ini sah-sah saja selama Anda tidak terganggu. Manfaat bagi saya, saya bisa sharing dan berbagi pengalaman saya sebagai seorang jurnalis, baik pengalaman meliput maupun menulis. Saya mau berbagi karena tidak semua orang berkesempatan sama seperti saya yang bisa menembus Kompas. Selain beramal, saya memungkinkan bisa dekat dengan pembaca saya.

Bisa diceritakan soal pendirian pelatihan gratis jurnalistik di SMA, PT dan Pesantren?

Itu karena saya diajak oleh Diklat Kompas, sebuah divisi tersendiri untuk pelatihan dan perekrutan. Saya mengajar selama empat hari penuh sampai peserta didik bikin koran dinding sendiri. Saya padatkan pelajaran dengan menggunakan audio visual. Umumnya mereka senang bisa langsung diajari wartawan.

Sudah sejauh mana perkembanganya sekarang?

Banyak sekolah dan perguruan tinggi yang meminta sehingga mereka harus antri. Setelah pelatihan biasanya kami meminta nama, alamat, imel dan nomor HP peserta. Kami janjikan terus berhubungan jika diperlukan.

Pesan apa yang Anda akan sampaikan kepada mereka yang belum ngeblog?

Ngeblog-lah yang bermanfaat buat diri sendiri dan orang lain![]

Pepih Nugraha, pituin Sunda terah Ciawi, Tasikmalaya, nu nuju ngumbara di Jakarta. Kacapangan juruwarta di seratkabar Kompas ti taun 1990 dugi ka kiwari. Kantos ngalalana sa-Nusantara, malih ngalanglangbuana ka mancanagara. Ieu blog Sunda mangrupi wadah pikeun nyimpen gerentes hate, boh implengan, falsafah kahirupan, kajantenan, atanapi pangalaman diri nu dipidangkeun dina basa Sunda. Susuganan tiasa nambihan kadang baraya lan tiasa dicandak mangpaatna ku balarea. Upami hoyong langkung raket wawanohan, sumangga kintun imel ka: pepih_nugraha@yahoo.com. Atanapi, Salira tiasa oge nyawang blog sim kuring sanesna di http://pepihnugraha.com kanggo diajar nyerat sareng http://pepih.wordpress.com kanggo ngahariring tembang katineung. [Ibn Ghifarie]

Ayo Ngeblog, Ayo Ngoment Juga..!!

Cag Rampes, Pojok Komputer Ngaheng, 24/08/08;15.36 wib

Ngeblog (15)

Agus Empu ‘Ustadz Juga Ngeblog’: Perangi Media Porno
Oleh IBN GHIFARIE

Menindak lanjuti proyek Ustadz Ngeblog, Why Not? Ayongeblog melalui Ibn Ghifarie berhasil mewawancarai Agus pemilik rumah ‘Ustadz Juga Ngeblog’.

Semula pria kelahiran Jombang, tanggal 29 Maret 1984 sangat menyukai dunia pendidikan dan penelitian. “Saya suka mengajar. Sebuah kebanggaan ketika kita bisa membuat orang yang tidak tahu menjadi tahu,” ungkapnya

Sarjana Fisika lulusan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya yang menggondol IPK 3,81 saat lulus, dunia pendidikan dan penelitian itu tak terbatas di kampus saja. Masih banyak tempat lain yang menantang rasa ingin tahu dan potensi kreatif manusia. Untuk itu, ia memilih berkarir di bagian R & D (Research & Development) di PT Elnusa Geosains, sebuah perusahaan nasional yang mengurus jasa perminyakan.

Kini, diperusahaannya itu Ia tengah melakukan riset untuk mengembangkan software seismic processing untuk mengolah data seismik. “Intinya, mengolah data yang dapat memberikan gambaran struktur bawah permukaan bumi. Data itu juga yang selama ini dipergunakan untuk mencari kemungkinan-kemungkinan lokasi reservoar minyak dan gas bumi,” jelasnya. Agus.

Kecintanya di dunia Geosains–ranah industri acapkali bersentuhan dengan komputer dan internet, sehingga Ia terjerumus di alam virtual. Browsing, chatting, ngeblog. Kegiatan ini dilakukanya untuk mendalami cara membuat web dan berbisnis di alam maya.
Menyoal geliat ngeblog dari kalangan pemuka agama, Ia semakin menebar sekaligus mengokohkan pameo ‘Ustadz Juga Ngeblog’. Berikut hasil wawancaranya;

Bisa diceritakan awal perkenalan Ustadz dengan media online ini?

Saya sendiri termasuk terlambat mengenal dunia blog. Lebih asyik main email daripada nge-blog. Setelah lulus kuliah, karena tidak terlalu banyak kerjaan, saya mulai sedikit tertarik buat ngeblog. Akhirnya, saya nge-blog juga meski banyak tulisan yang copy paste. Blog pertama saya agusgeoits.wordpress.com saya buat 1,5 tahun yang lalu. Akhirnya, saya memutuskan untuk bikin blog sendiri di alamat http://ustadz.net. Berhubung isinya gado-gado kadang english (sekalian belajar) kadang indonesia, akhirnya saya pisah ustadz.net untuk yang bahasa indonesia dan agus.ustadz.net untuk yang bahasa Indonesia Lambat laun saya tertarik dengan urusan desain, jadi saya juga membuat beberapa web yang konsen untuk urusan desain.

Kenapa memilih blog sebagai tempat mencurahkan segala ide?

Ya, saya pikir kita semua juga tahu, geliat kemajuan IT mulai terasa di Indonesia. Internet, email, chating, website, blog sudah mulai menjadi barang yang sering kita dengar di kehidupan sehari-hari. jadi apa salahnya memanfaatkan dunia IT untuk berbagi ilmu. Banyak ilmu yang bisa dibagi, mulai dari agama hingga sains. Nah, saya termasuk orang yang konsen dengan pembelajaran agama melalui sains. Islam itu kan sebenarnya agama yang sangat rasional. Jika ternyata kita menemukan beberapa hal yang kurang/tidak masuk akal, itu berarti ilmu kita yang belum bisa menjangkaunya. Oleh karena itu, kita harus terus belajar dan belajar. Sayangnya, kesibukan saya di kantor membuat saya belum bisa merealisasikannya. Mohon doanya, Insyaallah saya akan menghiasi Ramadhan ini dengan tulisan-tulissan yang menarik tentang Islam dan sains. Semoga diberi kesempatan oleh Allah untuk menikmati Indahnya Ramadhan

Manfaat apa saja yang dirasakan Ustadz atas kehadiran catatan harian online ini?

Alhamdulillah, banyak sekali yang bisa diperoleh, selain tambah ilmu, tambah banyak teman, juga bisa tambah penghasilan. Ada beberapa teman dari luar negeri yang kemudian order minta dibuatkan desain blog atau minta dibuatkan blog. Alhamdulillah, lumayan uangnya bisa bermanfaat untuk yang lain.

Bisa dijelaskan ulang soal selogan ‘Ustadz juga ngeblog’?

Tentu, siapapun boleh nge-blog. Terus terang fenomena blog ini bisa membawa dampak positif dan negatif. Positifnya, semakin banyak blog baru yang isinya sangat bermanfaat, enak dinikmati, dan bisa diambil ilmunya. Sayangnya, dampak negatifnya juga semakin banyak. Saya sangat prihatin juga karena banyak blog-blog baru yang malah menyebarkan konten pornografi. Mungkin dia pikir karena blog porno banyak dikunjungi orang, sehingga bisa menambah penghasilan, padahal faktanya terbalik. Banyak advertiser yang tidak berkenan iklannya dipajang di konten porno. Penghasilan tak didapat, dosa menyebarkan pornografi malah yang menumpuk. Oleh karena itu, semangat nge-blog secara positif harus ditularkan kepada siapapun. Sehingga, yang positif bisa mengalahkan yang negatif, baik dari segi konten, kualitas, maupun kuantitas.

Pesan apa yang Ustadz akan sampaikan kepada mereka yang belum ngeblog?
Semuanya berawal dari niat. Klo niat nge-blognya baik, insyaallah akan bermanfaat untuk sesama. Sebaik-baik manusia adalah yang bisa bermanfaat untuk lingkungan sekitarnya. [Ibn Ghifarie]

Ayo Ngeblog, Ayo Ngoment Juga..!!!

Cag Rampes, Pojok Komputer Ngaheng, 18/08/08;09.47 wib

Ngeblog (14)

Ustadz Ngeblog, Why Not?
Oleh IBN GHIFARIE

“Ilmu Ibarat Binatang Buruan
Ikatlah Ia Dengan Menulisnya
(Imam AsSyaf’i)”

Rasanya, tak berlebihan jika para Ustadz memtradisikan sekaligus melestarikan menulis kepada santrinya di lingkungan pesantren.

Kiranya, petuah ini yang terus mempatri Kyai untuk tetap berkarya. Menulis, menulis dan menulis yang menjadi pilihan hidupnya. Beragam karya telah dibaca oleh jemaatnya.

Bak gayung bersambut. Kehadiran Blog menjadi media independent untuk tetap menungkan segala idenya. Pun para pembaca kitab kuning juga ikut keranjingan ngeblog.

Tengok saja, yang dilakukan oleh Agus Muhammad Ustadz dengan jargonnya ‘Ustadz Juga Ngeblog’; Abah Adilah yang mencoba mengurai amanat “Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak memberikan manfaat”

Tak hanya di Indonesia, semarak ngeblog juga melekah di hati seorang Ustadz di Negeri Jiran, Ustadz Hasrizal Abdul Jamil melalui situs saifulislam.com Ia terkenal di saentro jagat maya ini.
Pun Ustadz Kholid Syamhudi, Lc. Staff ahli Majalah NIKAH, Majalah Elfata dan Majalah As-Sunnah; Cambuk Hati penasihat blognya Ustadz Abu Umar Basyir, staf ahli Majalah Nikah dan Elfata, juga penulis buku-buku best seller; Ustadz Abdul Mu’thi di Jogja. penasihat Majalah Asy-Syariah.

Nah, jika para pemuka agama saja yang lebih bayak waktunya dihabisakan untuk melayani umat masih sempet ngeblog. Ayo gimana dengan kita yang jadi jemaatnya? [Ibn Ghifarie]

Ayo Ngeblog, Ayo Ngoment Juga..!!

Cag Rampes, Pojok Sekre Kere, 16/07/08:13.25 wib

Ngeblog (13)

Bunda Oky: “Three Colours ” Manfaat Ngeblog
Oleh IBN GHIFARIE

Bila dulu keberhasilan satu komunitas blogger atau blog pribadi ditentukan dari seberapa banyak komentar yang digondol sang pemilih rumah. Apapun postinganya.

Kini, rasaya kesepakan itu tak menjadi tolak ukur. Bakhan kalau perlu direvisi. Pasalnya, tulisan ngeblog sarat dengan percetakan. Singkata kata, seberapa banyak karya yang telah dicetaknya?
Mencoba menjawab pertanyaan itu, komunitas Blogfam telah dulu mengampanyekan pentingnya ngeblog edisi cetak.

Lihat saja, deretah buat tangan keuletan mereka. Ada “Flash! Flash! Flash, “Biarkan Aku mencintaimu Dalam Sunyi: Email Terbuka Seorang Selingkuhan, Kumpulan Cerita Anak Blogfam, The Messenger, dan Makan Tuh Cinta! Atau blog Pribadi Radhitya Dhika “Kambing Jantan”

Hal serupa juga dilakukan oleh Blogger Gaul.com dengan mengelurakan buku 3 colours (kumpulan cerpen tiga karakter).

Adalah Bunda Oky dari Garut, Dosen Jini dari Jakarta dan Mba Mhimi dari Makasar.
Tampilnya, ketiga karakter dalam bercerita soal ngeblog. Pada kesempatan ini Ibn Ghifarie, kontributor Ayongeblog berhasil mewawancarai Bunda Oky, salah satu penulis 3 colours untuk berbagi pengalaman dengan kami soal ngeblog sampai maha haryanya. Berikut hasil wawancaranya:

Bisa diceritakan awal perkenalan Bunda dengan media online ini?

Untuk yang namanya Ol (Media Online) sebetulnya sudah mengenal jauh sebelum dunia cyber berkembang seperti sekarang. Dulu kan bunda kerja di Telkom.Tahu sendiri kan, posisi Telkom. Jadi yang namanya Email, Chating itu sudah lama sekali Bunda kenal.
Nah, kalau soal ngeblog baru tuh Kang. Masih setahun ini.

Nah, kira-kira tepatnya bulan apa..?
Hehehe…catet aja hari lahirnya blog sastrawiguna pada tanggal 22 September 2007. Berarti belum setahun ya..!!

Kenapa memilih blog sebagai tempat mencurahkan segala ide?

Karena Blog media paling aman, nyaman, “bebas”, merdeka, independent.

Maksud Bunda?

Bunda merasa diberi kebebasan untuk berapresiasi tentang berbagai hal mulai dari curhat, sentilan, gossip dsb.

Koneksitas yang dijaring di dunia blog juga cukup representatif. Lihat saja, bagaimana Bunda bisa berkelana ke seantero penjuru dunia melalui media blog tanpa mengenal warna, ras, dan lainya.

Manfaat apa saja yang dirasakan Bunda atas kehadiran catatan harian online ini?

Salah satunya adalah menjalankan salah satu tugas makhluk satu dengan lainnya, menjalin silaturahmi. Namun, manfaat yang baru ini saya petik, adalah, apa yang saya sampaikan ternyata banyak diapresiasi oleh teman , sahabat blogger lain. Hingga munculah sebuah buku dengan judul “Three Colours ”

Terkait dengan kehadiran buku 3 colours. Ide awalnya dari siapa?

Pencetus idenya adalah saya sendiri dan direspon oleh kedua blogger lain. Awalnya sekali seh gak serius-serius pisan. Ya, cuma obrolan-ngobrol ringan aja. Lama-lama jadi enya’an

Kenapa melilih Ibu Jini dan Mhim?

Sebetulnya tidak memilih.

Lantas apa?

Ya, itu tadi. Kami bertiga sudah dari awal nampaknya punya tipe yang beda dalam penulisan dan mempunyai karakter masing-masing yang memang beda pula
Yup. Karena memang tipe kita yang berbeda itulah yang membuat 3colours lahir.

Biasanya untuk mengkomuniasikan idenya lewat apa?

Lewat postingan saja. Kami bertiga terbiasa membuat cerita pendek. Yah. Meskipun tidak terlalu sering. Terkadang bisa dari obrolan di chat room.

Apakah Telfon-telfon juga ikut membangun suasana komunikasi yang lancar?

hmmm…telefon bisa dihitung dengan jari. Bahkan Mhimi baru mendengar suara bu Jini setelah buku selesai..hahahaha

Bisa diceritakan sedikit soal isi buku 3 colours itu?

3C adalah kumpulan cerpen tiga karakter yang merupakan wujud dari perbedaan karakter penulisnya itu sendiri. buku ini berisi 30 cerpen masing-masing penulis 10 cerpen.

10 cerpen pertama berisikan cerpen sarat dengan sastra roman yang diwakili oleh saya sendiri. Disusul 10 cerpen berikutnya karya bu Jini berisi dramatisasi kehidupan yang ditulis dengan gaya bahasa ilmiah yang ringan dan dipunkas oleh 10 cerpen terahir harya Mhimi dengan kekhasannya , menulis dengan bahasa segar, gaul dan katrok

Seperti yang tercantum dalam cover depan; ada Melati Paris Van Java; Perjalanan Impian dan The Queen Of Katro! Apakah ketiga cerita itu kisah yang jadi andalan buku ini?

Hmmm..cerita andalan menurut versi penulisnya dan belum tentu sama dengan pembacanya. Malah banyak yang berkomentar bukan itu cerita andalannya…hehehehe…

Salah satu komentar pembaca yang jadi andalanya tulisan apa?

Salah satu komentar pembaca , Ferror, dia suka dengan Shilluete. Ya, bervariasi kang Ibnu, itu kan menyangkut selera dan rasa.

Pesan apa yang Bunda akan sampaikan kepada mereka yang belum ngeblog?

Mari saat ini juga menulis, tentang apapun. Menulis di blog dan luar biasa asiknya.

Cuma itu saja.?

Yup sederhana yah. Hanya ajakan untuk MENULIS.

Beragam manfaat yang didapat dari ngeblog mulai dari banyak kawan, ilmu, uang sampai buku. Seperti yang dilakukan oleh komunitas Blogger Gaul.com. Hidup Blogger. Mari terus berkarya. [Ibn Ghifarie]

Ayo Ngeblog, Ayo Ngoment Juga..!!

Cag Rampes, Pojok Komputer Ngaheng, 16/07/08;23.38 wib

Ngeblog (12)

Fadli: Dokter Ngeblog
Oleh IBN GHIFARIE

Siapa yang tidak kenal dengan pria kelahiran Tarakan ujung Utara Pulau Kalimantan, tanggal lahir 13 Februari 1988. Apalagi bagi Keluarga Besar Ayongeblog dan Komunitas Anging Mammiri.

Ia acapkali menjadi bagain yang tak bisa dipisahkan lagi bak manis dalam gula. Ngeblog, Ngeblog dan Ngeblog adalah aktivitas keseharianya.

Salah satu buah karyanya yang tak bis dibantahkan lagi untuk AyoNgeblog adalah desain. Tampilan yang indah nan teduh dengan jargon “Ayo Capai 1 Juta Blogger di Tahun 2008”.
Memang, sebuah komunitas yang menitik beratkan pada dunia “Sebuah Motivasi dan Ajakan Ngeblog”. Pasalnya, blog merupakan media alternatif ditengah-tengah maraknya media cetak maupun online. Asyik memang.

Adalah Fadli Wilihandarwo. Layaknya manusia pada ummnya. Tumbuh dan besar di wilayah tak bertuan sekaligus tergerus oleh sikap keangkuhan Negeri Jiran atas perebutan perbatasan yang tak jelas. Pelan-penal namun pasti. Wilayah pinggiran Kalimantan Timur ini sebentarlagi menanti kemerdekaan dari Indonesia. Bukan tanpa alasan.

Tak ada cara lain dalam menengerai kecongkahan Negeri Melayu itu yakni dengan kualitas pendidikan yang tinggi. Ia lalui semua proses mencari ilmu dari tingkat Sekolah Dasar, sampai Sekolah Menengah Atas (SMA) di Tarakan, satu kota yang jauh disana.

Kuantnya, untuk mengubah keadaan dengan pena. Maka penantian panjang pula didapatinya. Bersyukurlah.

Mengawali bulan Juli 2008, Ia diterima di jurusan Pendidikan Dokter Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta tahun ajaran 2008-2009.

Kendati Ia pernah ‘mampir sebentar’ tapi berbekas di salah satu Perguruan Tinggi terbaik untuk bagian Indonesia Timur. Universitas Hasanuddin (Unhas) Makasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM)

Namun hanya 1 semester ‘bergelut’ dengan bangku kuliah. Alasanya sangat beragam. Men-DO-kan diri pun menjadi pilihan yang tak bias digangu-gugat.

Sekali lagi, status Dokter menjadi ‘pujaan’ dunia yang ingin digelutinya kelak. Bacaan-bacaan berbau Kesehatan pula yang selalu dilahapnya. Tanpa panjang lebar. Ya tentu dengan tidak melepaskan dari dunia maya model catatan harian ini.

Kala diterima di Pendidikan Dokter UGM tanggal 8 Juni 2008. Hari bermakna ‘Akhir Penantian, Awal Perjuangan’ dengan seraya berucap;

“Tak banyak yang terucap saat merasakan anugrah ini
Tak banyak lagi butir peluh mata yang harus kuseka
Tak banyak kota lagi yang harus kujejaki
Semua sudah berakhir disini
Disebuah kota teduh ber-gang sempit
Dimana seorang raja masih bertahta
Yogyakarta
Ini mungkin akhir sebuah penantian
Penantian yang sangat panjang
Dimana semua asa dan peluh bercampur menjadi satu
Tapi..
Ini juga merupakan awal
Awal menjadi orang yang berguna kelak
Dengan iman dan ilmu yang kan terus kuasah
Alhamdulillah” tulisnya

Terkait dengan penantian panjang itu, maka kami selaku Keluarga Besar AyoNgeblog mengucapkan Selamat dan Sukses Atas diterimanya di Pendidikan Dokter UGM.
Kecintaanya pada dunia Dokter dan Ngeblog membuat decak kagum pelbagai kalangan. Lihat saja, ungkapan Ilman, Kontributor sekaligus Penggagas AyoNgeblog “Alhamdulillah, Fad, ternyata kesabaran dan keuletan memang kunci kesuksesan.. Satu langkah menuju visi Fadli berhasil dilalui juga.. Selamat udah berhasil diterima di FK UGM, semoga kuliah ke depannya lancar juga.. Kita do’ain supaya Fadli bisa jadi salah satu dari dokter blogger paling berpengaruh di dunia ya! ” tulisnya

“Sukses buat Pak Dokter Blog. Selamat mengawali kehidupan barunya di Jogyakarta. Cabik, Tabik!!” pesanku [Ibn Ghifarie]

Cag Rampes, Pojok Komputer Ngaheng, 15/07/08;16.58 wib

Ayo Ngeblog, Ayo Ngoment Juga.!!

Ngeblog (11)

‘Bocah Ingusan’ Saja Ngeblog, Kapan Giliran Anda?
Oleh IBN GHIFARIE

Siapa bilang dunia blogger hanya milik sekaligus digandrungi oleh jurnalis (wartawan, penulis) semata.

Kini ngeblog sejak dini menjadi trend baru media cyber dikalangan ‘bocah ingusan’. Kolor merah-putih, abu-abu (abu-putih dan biru-putih) pun ikut menyurakan pentingnya ngeblog.

Lihat saja, yang dikalukan oleh Rizki Seutia lulusan TK Aulia, Vila Pamulang tangerang kemarin (Sabtu 21 Juni 2008); Ragam Raihan, siswa kelas II SD Lembang Kecamatan Tarogong Kidul Garut; Fira Muetia, kelas V SD Islam Nurul Hidayah Reni Jaya, Pondok Petir, Sawangan, Depok; Saras, murid kelas VI SD Madania, Bogor; Ila kelas V SD di Jogyakarta; Vandy Rahmat Pradiktya siswa kelas 3 SMP I Blitar; Bani Biasa Go pelajar kelas 3 SMP 1 Bogor dan Bachtiar A pembelajar kelas XII SMA Tegal. Mereka kerap mengupdate blognya. Asyik Ya!!

Bila dulu duni ngeblog acap kali diminati kalangan artis, menteri, dosen, pengusaha sarat dengan media online satu ini. Sekarang anak-anak pula ikut ketularan virus ngeblog.

Memang beragam alasan untuk tetap mebudayakan catatan harian online ini. Ada yang sekedar curhat, nyimpan data karena hilang, ikut-ikutan sampe bisnis segala.

Nah, jika boca saja masih sempat ’menunda sejenak’ dari aktivitas bermain-main yang tak karuan, maka sudah selayaknya kita mengikuti jejak langkah mulia mereka. Ayo Ngeblog Yu..!! [Ibn Ghifarie]

Ayo Ngeblog, Ayo Ngoment Juga!!

Cag rampes, Pojok Sekre Kere, 08/07/08:23.46 wib

Ngeblog (10)

Kompas Kamis; Politisi Ngeblog, Siapa Takut..?
Oleh IBN GHIFARIE

Blog merupakan media alternative untuk mencurahkan segala ide, gagsan apa yang dilihat, dirasakan, direnungkan sekalipun untuk keperluan kampanye.

Hal ini yang dilakukan oleh Senator Barack Obama, kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat menjelang pemilihan Presiden Amerika bebrapa bulan lagi.

Di tengah-tengah persaingan ketat dengan Hillary Rodham Clinton guna menarik simpati masyarakat hati, Ia tahu betul memanfaatkan kekuatan situs atau blog pribadi untuk meraih simpati sekaligus kemenangan.

Kepandaianya dalam memanfaatkan kekuatan media online ini, Ia dapat mengungguli para pesaingnya. Kendati di dunia maya.

Uniknya lagi, Ia tak malu menyatakan diri sebagai blogger yang mengelola dan memelihara situs pribadinya secara rutin.

Selain mengundang para blogger membuat testimoni, Obama juga menarik pemilih Hispanik dengan membuat situs versi bahasa Spanyol. Ini yang paling mencengangkan: Obama memiliki kanal untuk me-nyambut pemilih Hillary Clinton!

Adalah situs www.barackobama.com atau www.my.barack-obama.com yang selalu di-update merupakan kumpulan gagasan tak ternilai harganya untuk membangun pemerintahan Amerika yang lebih ramah.

Mencermati politikus negeri Paman Sam yang mulai akrab dengan media satu ini. Lantas bagaimana dengan politisi negeri kita?

Sekedar sindiran telak, kehadiran situs resmi Presiden Susilo Bambang Yodoyono dengan domain www.presidensby.info. Tentu web site pribadi ini menelan biaya yang tak sedikit.

Menanggapi mahalnya biaya, Andi Malarangeng, Jurubicara Kepresidenan dengan bangga menyebut bahwa pembuatan situs memakan waktu tiga bulan, dengan biaya awal Rp84 juta! Itu tidak termasuk sewa server (hosting) di PT Telkom dengan ongkos Rp28,6 juta per bulan! Sekali lagi… Rp28,6 juta itu per bulan!

Kecaman atas takjelasnya pendanaan situs in pun datang dari Windede, “Kalau Andi Malarangeng bilang situs SBY menelan dana awal Rp84 juta dan sewa server bulanan Rp28,6 juta maka hitung sendiri, duit segitu mestinya bisa bikin berapa puluh situs berdomain .info dengan server segede 6,3 GB! Katakanlah situs www.presidensby.info itu serba premium karena memakai server kelas satu. Tetap tidak masuk akal. Memangnya perlu server seberapa besar, sampai-sampai sewanya saja Rp28,6 juta sebulan? Memangnya situs itu mau diberi content apa sehingga perlu space super besar? Baru masuk akal (meski dipaksakan) kalau ternyata yang mahal adalah “harga intelektual” orang-orang atau lembaga yang mengerjakan situs ini.”
“Boleh jadi bukan karena SBY boros atau Andi Malarangeng sok bangga ngomong bahwa istana keluar duit Rp100 juta untuk bikin situs. Mungkin si jubir merasa itu angka yang sangat murah–karena ketidaktahuannya. Sedangkan SBY sendiri senang saja meskipun dikibulin orang-orang IT – apalagi konon salah satu latar belakang pembuatan situs presiden ini karena Wapres Jusuf Kalla sudah lebih dulu bikin situs resmi. Sementara orang-orang IT yang ngibulin merasa bahwa, yeah… bagi istana, duit segitu sih nggak ada apa-apanya. Jadi, embat saja…” tulisnya
Padahal, ”SBY bisa memelopori gerakan ngeBlog untuk membudayakan menulis di republik ini.” serunya

Sejatinya, kita dapat mengamini pernyataan Windede sekalikug tetap mengkampanyekan pentingnya ngeblog. Termasuk bagai para pemangku jabatan. Pasalnya, salah satu petanda negara beradab itu, mereka yang gemar membudayakan menulis—juga ngeblog. [Ibn Ghifarie]

Ayo Ngeblog, Ayo Ngomen Juga.!!

Cag Rampes, Pojok Komputer Ngaheng, 03/07/08;15.45.34 wib

Ngeblog (9)

Ayo Ngeblog; Kampanyekan Blogger Bukan Hacker!!!
Oleh IBN GHIFARIE

Hampir sepekan ini perseteruan komunitas blogger dengan Roy Suryo terkait statement yang diucapkannya soal pelaku deface situs Depkominfo, kian tak menentu arah yang dibicarakanya.

Betapak tidak, niatan baik sekaligus ajakan dari blogging melalui Presiden Blogger Indonesia Enda Nasution malah tak diindahkan.

Niat para blogger menggelar dialog tersebut adalah baik. “Hanya ingin tahu maksud pernyataan blogger yang dituduh Roy berada di balik serangan ke beberapa situs internet di Indonesia,” ungkap Enda kepada detikINET, Selasa (1/4/2008).

Seharusnya, Roy yang bertanggung jawab terhadap pernyataannya. Namun justru para blogger yang jadi repot meluruskan masalah.

“Kita yang dituduh, kita yang dirugikan dan ‘dicemarkan’ namanya, kita juga yang harus mengundang Roy Suryo dan minta penjelasan,” keluh Enda.

Blogger, hanya ingin memperjelas siapa blogger yang dimaksudkan Roy dan apakah Roykan ada prosedurnya, ini artinya Roy melangkahi fungsi penyidikan,” jelasnya. mempunyai bukti dan dasar sehingga bisa menuduh seperti itu. “Soalnya ini berkaitan dengan penyidikan polisi,

Tak hanya Enda, Riyogarta pun ikut menyuarakan gugatanya melalui ‘Surat Terbuka: Ajakan Dialog Terbuka Dengan Sdr. Roy Suryo’

Saya yakin Sdr. Roy Suryo sebagai orang yang sudah diakui pakar dalam bidang Teknologi Informasi bisa meluangkan waktu dan tempat untuk menerima ajakan dialog terbuka ini.
‘Saya yakin Sdr. Roy Suryo tidak akan mengatakan “tidak tahu” mengenai adanya ajakan dialog terbuka ini. Ajakan dialog terbuka saya posting melalui blog dan insya Allah akan tersebar dengan baik melalui search engine maupun dengan bantuan dari teman-teman melalui blog, milis dan media lainnya. Dengan demikian, saya yang tidak tahu cara menghubungi Anda bisa berharap Anda bisa mendapatkan informasi ini dengan mudah dan cepat. Bukankah ini salah satu keahlian Anda? Mencari informasi mengenai diri Anda atau informasi lainnya di internet’.
Di tempat terpisah Roy menanggapi ajakan dialog itu, malah Emoh Dialog Maya.

“Dengan sangat senang, yang disebut ‘Dialog Terbuka’ adalah diskusi secara nyata dan bertanggung jawab,” kata Roy Suryo dalam pesan singkatnya kepada okezone, Selasa (1/4/2008).

Roy memastikan siap hadir dalam acara itu secara profesional seperti layaknya acara seminar. “Tolong mereka menyiapkan tempat umum yang ilmiah seperti kampus, diliput media, dan hadir secara nyata. Saya tidak melayani diskusi maya,” tegasnya

Nah, bila tak ada ruang terbuka untuk berdialog antar kedua belah pihak tersebut.
Sejatinya kita ikut mengkampanyekan slogan Blogger Bukan Hecker oleh Tozie, salah satu pengurus Komunitas Blogger Garut.

Menurutnya, hackers build things ; crackers break them. Blogger adalah orang yang menulis blog. Blog kependekan dari weblog adalah website yang masukannya ditata secara kronologis.
Isi dari blog beragam sesuai dengan keinginan blogger pembuatnya. Belakangan kata blog menjadi kata kerja, to blog yang artinya mengelola isi blog.

Seorang blogger tidak perlu mengerti tentang sistem operasi, jaringan dan keamanan komputer. Jadi nge-blog itu adalah positif, sangat-sangat positif.

Hacker pengertiannya positif, blogger juga. (Real) hacker tidak akan merusak suatu sistem, apalagi blogger.

Kampanye lainya bisa dilihat disini

Dengan demikian, ngeblog petanda orang-orang yang mencoba mengikuti petuah beradab. Bukan biadab. Semoga. [Ibn Ghifarie]

Ayo Ngeblog, Ayo Ngoment Juga!!

Cag Rampes, Pojok Kumputer Ngeheng, 02/04/08;10.57 wib

Ngeblog (8)

Kala Blogger ‘Tersandung’ UU ITE
Oleh IBN GHIFARIE

Di saat masyarakat Indonesia mulai melek internet. Apalagi pasca Pesta Blogger 2007 (27 Oktober 2007) komunitas blogger pun bermunculan di pelbagai daerah.

Kini, para penikmat sekaligus pemerhati media alternativ itu harus sedikit resah. Pasalnya, kemunculan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE) (klik link untuk membaca UU ITE) berakibat negatif terhadap para blogger dan hacker.

Blogger dan Hacker Negatif
Betapak tidak, Roy Surya selaku pakar telematika menuturkan “Meski demikian, ia mengingatkan bahwa meski telah memiliki undang-undang, yang perlu diwaspadai adalah kemungkinan ada perlawanan dari para ’blogger’ dan ’hacker’ yang biasanya akan mengganggu sistem pemblokiran tersebut.” Seperti yang dilansir Kompas.

“Saya yakin para blogger dan hacker pasti akan melakukan serangan terhadap sistem itu. Tetapi, kemungkinan ancaman tersebut bukan berarti melemahkan niat pemerintah,” cetusnya.
Yang lebih mengeriakn lagi, Ia mengurai “Kelompok blogger dan hacker yang selalu bertindak negatif adalah pelakunya. Hal ini membuktikan, yang namanya blogger dan hacker Indonesia belum bisa mencerminkan citra positif” tegasnya kepada detikINET, Kamis (27/3).

Hacker atau Cracker
Bila mencermati pernyataan sikap orang nomer satu dalam bidang telematika itu, tentunya ada yang ganjil terhadap penamaan hacker. Pasalnya, di mata Romi Satria Wahono menuturkan ada perbedaan mendasar antara hacer dan cracker.

Tengok saja, tulisanya ‘Meluruskan Salah Kaprah Tentang Hacker’

hacker membangun banyak hal dan cracker merusaknya“. Hacker sejati adalah seorang programmer yang baik. Sesuatu yang sangat bodoh apabila ada orang atau kelompok yang mengklaim dirinya hacker tapi sama sekali tidak mengerti bagaimana membuat program. Sifat penting seorang hacker adalah senang berbagi, bukan berbagi tool exploit, tapi berbagi ilmu pengetahuan.

Pendek kata, Hacker sejati merupakan seorang penulis yang mampu memahami dan menulis artikel dalam bahasa Ibu dan bahasa Inggris dengan baik. Hacker adalah seorang nerd yang memiliki sikap (attitude) dasar yang baik, yang mau menghormati orang lain, menghormati orang yang menolongnya, dan menghormati orang yang telah memberinya ilmu, sarana atau peluang.
Adalah Pelaku carding (penyalahgunaan kartu kredit), phreaking, dan defacing bukanlah hacker tapi mereka adalah cracker. Inilah Satu bukti perilaku lalim dari pegiat maya.

Dalam menjalakan aksinya, para Hacker jarang memakai identitas dengan nickname, screenname atau handlename–yang lucu, konyol dan bodoh.

Bagi Eric S Raymond mengungkapkan “Menyembunyikan nama, sebenarnya hanyalah sebuah kenakalan, perilaku konyol yang menjadi ciri para cracker, warez d00dz dan para pecundang yang tak berani bertanggungjawab atas segala perbuatannya.

Dengan demikian hacker merupakan sebuah reputasi, mereka bangga dengan pekerjaan yang dilakukan dan ingin aktivitas itu diasosiasikan dengan nama mereka yang sebenarnya.

Hacker tidaklah harus orang komputer, karena konsep hacking adalah para pembelajar sejati, orang yang penuh antusias terhadap pekerjaannya dan tidak pernah menyerah karena gagal. Dan para hacker bisa muncul di bidang elektronika, mesin, arsitektur, ekonomi, politik, dsb.

Nah, bila perbuatan koyol yang dikategorikan oleh Roy Suryo, maka pantas sekaligus wajid di curigai para penggila cyber—termasuk di dalamnya blogger.

Jika yang hanya hacker sejati dan blogger bukan para pembohong belaka, maka sudah selayaknya kita tetap menghargai kejujuran dan iktiar kita untuk selalu menulis. Pasalnya, menulis merupakan petanda orang-orang yang mencoba beradab.

Kehadiran UU TIE pun berbanding lurus dengan kuatnya arus informasi supaya tetap menulis hal-hal yang bermakna sekaligus bermanfaat. Semoga. [Ibn Ghifarie]

Ayo Ngeblog, Ayo Ngoment Juga!!

Cag Rampes, Pojok Komputer Ngeheng, 27/03/08;15.57 wib

Ngeblog (7)

Pembaca Blog; Orang-Orang Bodoh, Bener Ga Nih?
Oleh IBN GHIFARIE

Tak biasanya aku ngenet pagi hari. Saat sang Raja Siang mulai menggeliat untuk menyinari penghuni bumi apalagi.

Namun, hari ini lain lagi ceritanya. Kuatnya dorongan untuk mengupdate blog dan mengirimkan tulisan ke beberapa temen-temen serta mengecek kiriman tulisan dari kawan yang berada di sebrang sana.

Kala, asyik publish post, baca-baca Harian Umum, ngintip tulisan terbaru di Ayongeblog. Tiba-tiba aku terdampar di postinganAnda Blogger? Suka Buka & Baca2 Blog? Berarti Anda Orang Bodoh & Pengecut…!!!’ karya hakimtea.

Ia menulis tentang hiruk-pikuk dunia cyber. Di mata Ahmad Dani, Internet adalah Dunia Orang Pengecut. “Apa, melihat dan buka-buka internet blog-blog itu orang kurang kerjaan. Jadi buat saya ngapain kita ngurusin orang kurang kerjaan gitu loh. Internet itu kan dunia, dunianya orang pengecut, jadi buat saya kalo ada buka blog-blog internet ya kurang kerjaan.”

“Yang baca orang-orang bodoh buat apa kita peduliin, iyakan? Orang bodoh tidak perlu dipedulikan, kalo kita memperdulikan orang bodoh berarti kita bodoh.”

Pendek kata, Orang yang buka blog dan internet kurang kerjaan! Juga pengecut! Yang baca blog dan internet orang bodoh! Orang bodoh gak usah dipeduliin.

Tak ayal pernyataan ini menuai pelbagai komentar dari komunitas sekaligus pegiat blogger. Salah satunya, hikimtea ‘Kalo perlu blogger semestinya bersatu dan membuat semacam “somasi” perkataannya sudah benar-benar menyinggung perasaan para Blogger (termasuk saya). Sebagai orang yang sudah dewasa, seharusnya dia mampu menjaga ucapannya (meski sedang dilanda banyak masalah) lagu2nyakan banyak yg bertema kedamaian, laskar cinta contohnya yg menyindir laskar jihadnya FPI.

Kalau dia ngajak “perang” para blogger mampu “berperang” dan saya yakin blogger yang akan memenangkan “peperangan” ini.

Lain lagi lagi Asep Saepudin menuturkan “Biarlah anjing menggonggong, kita - kafilah - akan tetap membuka internet dan menulis blog. Blogger akan tetap semangat!”

Yang lebih menarik lagi, bagi Awan Sundiawan menjelaskan ‘Pernyaataan tadi sepertinya Ahmad Dani sedang kesal kepada Maia akhirnya Dunia Maya pun (internet dan blogger juga kena hinaanya).

Apapun pernyataan Ahmad Dani itu tidak ditujukan kepada semua pengguna internet (blogger) tapi ditujukan kepada seseorang. Saya masih yakin tentang sebuah ajaran bahwa “Yang dihina belum tentu lebih hina dari yang menghina, yang menghina belum tentu lebih mulya daripada yang dihina”

Nah, kira-kira menurut rekan-rekan blogger gimana dan apa yang mesti kita lakukan untuk tetap menyuarakan pentingnya ngeblog?

Ayo Ngeblog, Ayo Ngoment Juga!! [Ibn Ghifarie]

Cag Rampes, Pojok Kumputer Ngeheng, 26/03/08;08.34 wib

Ngeblog (6)

Layanan Blogger di Harian Umum Syndrom atau Trend?
Oleh IBN GHIFARIE

Kehadiran Blog menjadi media alternative dalam mengekspresikan apa yang dilihat, didengar, dirasakan dan dialami. Memang sangat menyenangkan.

Betapak tidak, belakangan ini di Harian Umum (HU) tengah menyediakan layanan blogger. Linhat saja, HU Detik, Tempo, Kompas, Suara Merdeka untuk kalangan media nasional dan Tribun Jabar dalam ruang lingkup Bandung.

Semula weblog hanya digandrungi oleh pengiat dan pemerhati blog yang tergabung dalam komunitas tertentu saja. Kini, media cetak pun ikut menumbuh kembangkan media online ini.

Namun, marakya kolom blogger di Koran membuat Fardi, salah seorang pengurus LPIK (Lembaga Pengkajian Ilmu Keislaman) Bandung angkat bicara ‘Wah…jangan-jangan maraknya layanan blog di Koran itu merupakan trend semata.’

Ya orang-orang lagi gila dengan dunia ngeblog. Baru media cetak pun ikut-ikutan nampilin blog. Benerkan? Jelasnya.

Hal senada juga diamini oleh seorang aktivis mahasiswa yang enggan disebutkan namanya ‘Ya itu kan syndrom saja. Lagian komunitas blogger masih elit jika dibandingkan dengan kelompok gerakan petani yang sampai ke gress root’.

Apalagi dengan adanya layanan di Harian Umum. tambah elit saja, cetusnya.

Nah, bila anggapan yang melekat pada sebagian masyarakat terdapatnya ruang blog di HU hanya syndrome dan trend belaka, maka kira-kira menurut para blogger mania gimana? [Ibn Ghifarie]

Ayo Ngeblog, Ayo Ngement Juga!!

Cag Rampes, Pojok Sekere Kere, 15/02/08; 21.12 wib

Ngeblog (5)

Ayo Ngeblog, Ayo Ngoment Juga!
Oleh IBN GHIFARIE

Konon, keberhasilan satu komunitas blogger atau blog pribadi terlihat dari seberapa banyak komentar yang digondol sang pemilih rumah. Apapun postinganya.

Bila kesepakan ini yang menjadi tolak ukur, maka tulisan berbau porno atau situs blue akan kebanjiran tulisan dari pembaca budiman. Sungguh mengerikan.

Namun, dimata sebagian kelompok ngeblog tidak demikian. Pasalnya, komentar menjadi persyaratan yang tak bisa di tawar-tawar lagi saat menjadi anggota perkumpulan. Asyik bukan?
Mencoba mengikuti kebiasaan itu, Ayo ngeBlog! masih jauh tertinggalan jika dibandingkan dengan blog para selebritis. Kendati ada larangan ‘Jangan Komen di Blog Selebritis.!!’

Lihat saja, blog Dian Sastro, aktor kawakan ‘Ada Apa Dengan Cinta’ komentarnya sungguh pantastis. Betap tidak, dari 5 postingan teratas; Dian Iseng Maen Kuku (10); Banyak di Rumah, Dian Sering Bolong (34); Demo Mahkamah Agung (Dian Sastro) (10); Dian jadi Pembicara Seminar (23); Mahasiswa Abadi Noway! (29). Memang menarik untuk melontarkan kata-kata kepadanya.

Satu lagi, tengoklah blog Angelina Sondakh, mantan Putri Indonesia lebih mengejutkan lagi dari 5 urutan pertama; Batik In Netherlands (28); True Friendship, What Money Cant Buy (24); Eliminating Violance Agaits Childrent (17); My Best Frinds Wedding (11); Vacuumnya Hubungan Percintaan (56). Rasanya bersyukur bisa ikut nimbrung sekaligus terkenal di blognya.

Hingga tulisan ini diturunkan, di Ayo ngeBlog! masih belum seberapa. Coba cermati 5 judul awal; Blog Juga Hasil Karya Cipta; Menurut Anda Gimana? (2); Desain Baru, Semangat Baru! (9); Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Pa Harto (9); Kala Soeharto Ngeblog, Mungkinkah (19); Ekstrovert-Instrovert, Semuanya Cocok Dengan Blog (8)

Di akui atau tidak popularitas seorang pemilik blog dan ketenaran komandan komunitas blogger menjadi penentu kemunculan seberapa jumlah komentarnya.

Sejatinya kita mengkampanyekan Ayo ngeBlog! Ayo Ngomentar Juga. [Ibn Ghifarie]

Ayongeblog!!!

Cag Rampes, Pojok Komputer Ngeheng, 1/02/08;23.15 wib

Ngeblog (4)

Blog Juga Hasil Karya Cipta; Menurut Anda Gimana?
Oleh IBN GHIFARIE

Di tengah-tengan akrabnya budaya ngeblog di pelbagai masyarakat Indonesia sekaligus ikut pula mengejar target 1 juta blogget di tahun 2008

Ayo ngeBlog! melalui penampilan baru juga tak mau ketinggalan dengan menyuarakan slogan ‘Ayo Capai 1 Juta Blogger di 2008′ muncul gejala tak lazim dikalangan para Blogger.

Betapak tidak, budaya copy-paste menjadi pemandangan wajar saat memperbarui blognya. Tak lain guna mengejar kampanye tersebut. Atau memang hanya iseng-iseng semata supaya terkesan rajin mengupdate rumahnya. Mengerikan memang?

Namun, apa mau dikata tradisi ini sudah kadung mendarah daging di seluruh rakyat Indonesia ini.

Kala, kebiasaan ini mewabah di para blogger. Sekonyong-konyong seorang kawan dekatku mempertanyakan gejala itu ‘Kira-kira blog termasuk kategori karya cipta bukan? mengawali obrolan senja di Sekretariat, Kamis (31/01).

‘Ya bagi saya dapat dikategorikan sebuah karya cipta. Asalkan dapat memuat hasil renungan, obrolan, bacaan, kegelisahan, kepenatan yang ditungkan dalam satu bentuk tulisan dan di tampilkan dalam blognya, jawabku.

Makanya saudah menjadi aturan bagi para Blogger. Meski tak ada sanki dan cacian dalam mengnyadur tulisan. ‘Pokoknya jangan asal copy-paste saja’, tegasku.

Selain itu, kalau bisa dalam mengutif satu karya orang lain. Tolong dikutip juga link sang empunya blog supaya tidak disebut plangi dan dapat dipertanggung jawabkan bila ada persoaln di kemudiahan hari, harapanku.

‘Kalau begitu caranya. Ngeblog juga termasuk hasil karya yang harus di hargai dong,’ ungkap temenku yang lainya.

Nah, kira-kira menurut rekan-rekan se-blogger gimana; termasuk karya cipta atau tidak? [Ibn Ghifarie]

Ayongeblog!!!

Cag Rampes, Pojok Sekre Kere, 31/01/08;13.25 dan Komputer Ngeheng, 31/o1/08;23.58 wib

Ngeblog (3)

Kala Soeharto Ngeblog; Mungkinkah?
Oleh IBN GHIFARIE

Maraknya kumpulan blogger, seperti Angin Mammiri dari Makassar, Loempia dari Semarang, Bandung Blog Village dari Bandung, Ranah Minang dari Padang, Angkringan dan Cah Andong dari Yogyakarta, Tukang Lenong dari Jakarta, Komunitas Blogger Muslim, Blogfam, Merdeka, Multiply Indonesia, IdGmail!, bahkan dari Kuala Lumpur (Malaysia).

Demi menciptakan iklim nge-blog yang positif di Indonesia. Pasca “Pesta Blogger 2007” maka bermunculan para Blogger. Entah yang mengatasnamakan pribadi, komunitas, para pejabat pemerintahan beserta lembaganya. Mengasikan memang.

Nah, yang lebih mengherankan lagi, saat Penguasa Rezim Orde Baru mulai kritis di Rumah Rakit Pertamina pula karena penyakit komplek yang dideritanya. Sekoyong-konyong ada seorang blogger, rumahkayubekas menulis ‘Seandainya Soeharto NgeBlog ( Kali Nih Kali)’

Sontak saja, aku tertawa terbahak-bahak sekaligus berkata ‘Memang selalu ada yang unik bagi para Blogger saat menyoal persoalan apapun’ . Ya bukan apa-apa. Semuanya demi membiasakan menulis pada blognya masing-masing dan mengajak pembaca untuk tetap ngeblog. Benerkan!
Kendati masih mendapat perawatan intensif dari pelbagai Dokter ahli. Namun, kondisi kesehatan Bapak Pembangunan itu tetap saja lemah sekaligus masih berbaring di atas kasur. Seolah-olah menanti ajal dari Sang Kholik.

Ia mengawali tulisanya dengan menuturkan ‘Soeharto emang sakti/ Saat sehat, ya juga saat sakit seperti sekarang ini/ Semua begitu peduli/ Semua begitu atensi.

Animo masyarakat sangat besar terhadap Penguasa 32 tahun ini. Seakan-akan rakyat lupa sejenak atas segala persoalan kemiskinan; kenaikan tahu dan tempe, konversi minyak ke gas, kekurangan gizi dan busung lapar, korban bencana di sana-sini yang dihadapinya.

Tak hanya sampai di sini, sang empu Blog itu malah ‘Berandai-andai bila Soeharto Ngeblog’. Coba apa yang akan terjadi?

So pasti di BOTD no hiji,
Traffic? dijamin tertinggi,
Mo dimana aja pasti,
The first rank anywhere it’s me.
Meski begitu, inilah ‘potret lain’ para Blogger kala membincang pelbagai permasalahan. Selelu dikaitkan dengan semangat berapi-api untuk tetap ngeblog. Ayongeblog.

Nah, menurut kawan-kawan mungkinkah Soeharto Ngeblog? [Ibn Ghifarie]
Ayongeblog!!!

Cag Rampes, Pojok Komputer Ngeheng, 24/01/00;02.59 wib

Ngeblog (2)

Para Menteri Saja Ngeblog, Kapan Giliran Anda?
Oleh IBN GHIFARIE

Siapa bilang para blogger merupakan kerjaab membuang waktu dan hanya orang-orang isenglah yang kecanduan ngeblog. Pingin tau bukti sebagian besar para Mentri negara Indonesia kadung menggandrungi media online ini.

Lihatlah, kerjaan para perajab mulai dari Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, Menteri Pertanian Anton Apriyantono, Menteri Perumahan Rakyat Yusuf Asyari mantan Menteri Perikanan dan Kelautan Sarwono Kusumaatmadja, hingga mantan Mantan Menteri-Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra. Seperti yang dilaporkan oleh Blog Tempo.

Dengan demikian, ngeblog tak hanya kalangan pelajar, guru, jurnalis, para mentri pun ikut mengejar target 1 juta blogget di tahun 2008.

Nah, para petinggi pemerintah saja masih sempat meluangkan waktu untuk ngeblog, kita selaku masyarakatkapan mau mengikuti jejak mulia para pemimpin tersebut? [Ibn Ghifarie]
Ayongeblog!!!

Cag Rampes, Pojok Komputer Ngeheng, 14/01/08;03.49 wib

Ngeblog (1)

Blog Serasa Rumahku
Oleh IBN GHIFARIE

Setelah hampir sepekan ini, aku sangat sering nongkrongin komputer. Ya sekedar ngecek email, nyari data atau ngeblog saja. Apalagi pascaperkenalan dengan pengelola ayongeblog.com.

Jawaban untuk ikut bisa gabung pun dilayangkan oleh para pengurus website tersebut. Tanpa panjang lebar, aku mendapatkan username dan passwordnya.

Ikut Gabung
Namun, apa yang terjadi. Id yang diberikan oleh pihak pentolan situs itu tak bisa masuk. Berkali-kali aku dibutnya dan setiap itu pula tak bisa log in. Entah karena persoaln apa? Yang jelas aku tak bisa berbagi soal blog pada komunitas tersebut.

Alhamdulillah, Kini, bisa bertukar pengalam dengan para blogger lainya. Terimakasih para penjaga blog ini.

Ko, malah ngomongin seputar keterlibatanku pada kampanye pentingnya blog. Bukan berbicara soal manfaat ngeblog?

Hilang Data
Semula perkenalanku pada dunia ini saat aku mulai belajar diskusi pada satu forum tertentu. Maklum dari desa. Kehadiran internet dengan segala kelebianya, membuatku jatuh hati pada system informasi ini.

Nah, kala asyik posting pada komunitas ‘Diskusi Maya’ itu tiba-tiba semua data hilang. Konon, menurut pengelola Sawla Cyber itu ada yang jail. Walhasil, tulisanku pun tak ada. Entah dimana rimbaya?

Lenyapnya data bese itu, membuataku kelabakan. Pasalnya, sudah hampir semninggu file yang ada di komputer kawanku, rusak. Semua hasil buah karyaku tak bisa diambil. Sekedar nyalain saja. Rasanya tka bisa.

Meski dapat diangkat kumpulan coretan itu, tapi membutuhkan waktu yang sangat lama. Sedihan bukan?

Rasanya tak bisa berbuat banyak manakala sebagian tulisan itu raib. Saat kacau menghadapi kenyataan pahit itu, tanpa disadari kawanku memperkenlkan aku pada dunia Blog. Apa itu?

Tiada Hari Tanpa Ngeblog
Blog merupakan catatan harian online. Kira-kira begitulah. Ingin mengetahui seputar duni Blog. Silakan buka Blog Presiden Blogger Indonesia, Enda www.enda.goblogmedia.com

Semanjak itulah aku mulai akrab pada media online ini. Bahan bacaan dan data soal ngeblog ku lahap juga.

Rasnya tak ada waktu luang untuk lepas dari cengkraman dyri ini. Pasalnya, setiap tulisan yag telah di kirimkan ke beberapa media atau sekedar ngebalas pesan dari sahabat lain. Tempat ini menjadi tumpuan terakhiir.

Kendati blogku masih Alakadarnya, tapi aku tetap menjag dan mempublis coretanku. Ya sekedar artikel, puisi, cerpen, refotase, pamplet, kegelisahanku. Seakan-akan menjadi kawan akrab saat melepas kepenatan seharian atas pelbagai aktifitas. Hingga penaman Blog masih meminjam Alakadasisme.

Memang kondisinya masih kurang sana-sini. Namun, ngeblog sudah menjadi kegiuatan rutinitasku.

Waduh….malang pamerin blog pribadi. Ngomong-ngomong kapan ngasih ilmu soal kegunaan media ini?

Paling tidak dari perkenalaku dengan aktivitas ngeblog ini. Di antranya; Pertama, menyimpan kumpulan tulisan dan dapat dibaca oleh halayak banyak. Kedua, banyak kawan untuk berbagi cerita tentang apa saja. Ketiga, pencari uang, tapi dalam urusn ini aku masih belum tau banyak. Ya itu masih menurut pengalaman bebrapa temen-temenku. Keempat, banyak rekan-rekan dari pelbagai kalngan.

Pokoknya, hingga kini kegiatan ini lakukan. Seolah-olah Blog Serasa Rumahku. So..kira-kira menurut sahabat-sabahat apa?

Ayongeblog..!! [Ibn Ghifarie]

Cag Rampes Pojok Sekre Kere, 27/07/05;23.25 wib dan 31/12/07; 23.47 wib

Salam

Selamat Datang di Web Ngeblog Alakadarna. Semoga Blog Ini bermanfaat.Amien

Postingan Lebih Baru Beranda