Kompas Kamis; Politisi Ngeblog, Siapa Takut..?
Oleh IBN GHIFARIE
Blog merupakan media alternative untuk mencurahkan segala ide, gagsan apa yang dilihat, dirasakan, direnungkan sekalipun untuk keperluan kampanye.
Hal ini yang dilakukan oleh Senator Barack Obama, kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat menjelang pemilihan Presiden Amerika bebrapa bulan lagi.
Di tengah-tengah persaingan ketat dengan Hillary Rodham Clinton guna menarik simpati masyarakat hati, Ia tahu betul memanfaatkan kekuatan situs atau blog pribadi untuk meraih simpati sekaligus kemenangan.
Kepandaianya dalam memanfaatkan kekuatan media online ini, Ia dapat mengungguli para pesaingnya. Kendati di dunia maya.
Uniknya lagi, Ia tak malu menyatakan diri sebagai blogger yang mengelola dan memelihara situs pribadinya secara rutin.
Selain mengundang para blogger membuat testimoni, Obama juga menarik pemilih Hispanik dengan membuat situs versi bahasa Spanyol. Ini yang paling mencengangkan: Obama memiliki kanal untuk me-nyambut pemilih Hillary Clinton!
Adalah situs www.barackobama.com atau www.my.barack-obama.com yang selalu di-update merupakan kumpulan gagasan tak ternilai harganya untuk membangun pemerintahan Amerika yang lebih ramah.
Mencermati politikus negeri Paman Sam yang mulai akrab dengan media satu ini. Lantas bagaimana dengan politisi negeri kita?
Sekedar sindiran telak, kehadiran situs resmi Presiden Susilo Bambang Yodoyono dengan domain www.presidensby.info. Tentu web site pribadi ini menelan biaya yang tak sedikit.
Menanggapi mahalnya biaya, Andi Malarangeng, Jurubicara Kepresidenan dengan bangga menyebut bahwa pembuatan situs memakan waktu tiga bulan, dengan biaya awal Rp84 juta! Itu tidak termasuk sewa server (hosting) di PT Telkom dengan ongkos Rp28,6 juta per bulan! Sekali lagi… Rp28,6 juta itu per bulan!
Kecaman atas takjelasnya pendanaan situs in pun datang dari Windede, “Kalau Andi Malarangeng bilang situs SBY menelan dana awal Rp84 juta dan sewa server bulanan Rp28,6 juta maka hitung sendiri, duit segitu mestinya bisa bikin berapa puluh situs berdomain .info dengan server segede 6,3 GB! Katakanlah situs www.presidensby.info itu serba premium karena memakai server kelas satu. Tetap tidak masuk akal. Memangnya perlu server seberapa besar, sampai-sampai sewanya saja Rp28,6 juta sebulan? Memangnya situs itu mau diberi content apa sehingga perlu space super besar? Baru masuk akal (meski dipaksakan) kalau ternyata yang mahal adalah “harga intelektual” orang-orang atau lembaga yang mengerjakan situs ini.”
“Boleh jadi bukan karena SBY boros atau Andi Malarangeng sok bangga ngomong bahwa istana keluar duit Rp100 juta untuk bikin situs. Mungkin si jubir merasa itu angka yang sangat murah–karena ketidaktahuannya. Sedangkan SBY sendiri senang saja meskipun dikibulin orang-orang IT – apalagi konon salah satu latar belakang pembuatan situs presiden ini karena Wapres Jusuf Kalla sudah lebih dulu bikin situs resmi. Sementara orang-orang IT yang ngibulin merasa bahwa, yeah… bagi istana, duit segitu sih nggak ada apa-apanya. Jadi, embat saja…” tulisnya
Padahal, ”SBY bisa memelopori gerakan ngeBlog untuk membudayakan menulis di republik ini.” serunya
Sejatinya, kita dapat mengamini pernyataan Windede sekalikug tetap mengkampanyekan pentingnya ngeblog. Termasuk bagai para pemangku jabatan. Pasalnya, salah satu petanda negara beradab itu, mereka yang gemar membudayakan menulis—juga ngeblog. [Ibn Ghifarie]
Ayo Ngeblog, Ayo Ngomen Juga.!!
Cag Rampes, Pojok Komputer Ngaheng, 03/07/08;15.45.34 wib
Label: Kisah
0 Comments:
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda