Ngeblog (15)

Agus Empu ‘Ustadz Juga Ngeblog’: Perangi Media Porno
Oleh IBN GHIFARIE

Menindak lanjuti proyek Ustadz Ngeblog, Why Not? Ayongeblog melalui Ibn Ghifarie berhasil mewawancarai Agus pemilik rumah ‘Ustadz Juga Ngeblog’.

Semula pria kelahiran Jombang, tanggal 29 Maret 1984 sangat menyukai dunia pendidikan dan penelitian. “Saya suka mengajar. Sebuah kebanggaan ketika kita bisa membuat orang yang tidak tahu menjadi tahu,” ungkapnya

Sarjana Fisika lulusan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya yang menggondol IPK 3,81 saat lulus, dunia pendidikan dan penelitian itu tak terbatas di kampus saja. Masih banyak tempat lain yang menantang rasa ingin tahu dan potensi kreatif manusia. Untuk itu, ia memilih berkarir di bagian R & D (Research & Development) di PT Elnusa Geosains, sebuah perusahaan nasional yang mengurus jasa perminyakan.

Kini, diperusahaannya itu Ia tengah melakukan riset untuk mengembangkan software seismic processing untuk mengolah data seismik. “Intinya, mengolah data yang dapat memberikan gambaran struktur bawah permukaan bumi. Data itu juga yang selama ini dipergunakan untuk mencari kemungkinan-kemungkinan lokasi reservoar minyak dan gas bumi,” jelasnya. Agus.

Kecintanya di dunia Geosains–ranah industri acapkali bersentuhan dengan komputer dan internet, sehingga Ia terjerumus di alam virtual. Browsing, chatting, ngeblog. Kegiatan ini dilakukanya untuk mendalami cara membuat web dan berbisnis di alam maya.
Menyoal geliat ngeblog dari kalangan pemuka agama, Ia semakin menebar sekaligus mengokohkan pameo ‘Ustadz Juga Ngeblog’. Berikut hasil wawancaranya;

Bisa diceritakan awal perkenalan Ustadz dengan media online ini?

Saya sendiri termasuk terlambat mengenal dunia blog. Lebih asyik main email daripada nge-blog. Setelah lulus kuliah, karena tidak terlalu banyak kerjaan, saya mulai sedikit tertarik buat ngeblog. Akhirnya, saya nge-blog juga meski banyak tulisan yang copy paste. Blog pertama saya agusgeoits.wordpress.com saya buat 1,5 tahun yang lalu. Akhirnya, saya memutuskan untuk bikin blog sendiri di alamat http://ustadz.net. Berhubung isinya gado-gado kadang english (sekalian belajar) kadang indonesia, akhirnya saya pisah ustadz.net untuk yang bahasa indonesia dan agus.ustadz.net untuk yang bahasa Indonesia Lambat laun saya tertarik dengan urusan desain, jadi saya juga membuat beberapa web yang konsen untuk urusan desain.

Kenapa memilih blog sebagai tempat mencurahkan segala ide?

Ya, saya pikir kita semua juga tahu, geliat kemajuan IT mulai terasa di Indonesia. Internet, email, chating, website, blog sudah mulai menjadi barang yang sering kita dengar di kehidupan sehari-hari. jadi apa salahnya memanfaatkan dunia IT untuk berbagi ilmu. Banyak ilmu yang bisa dibagi, mulai dari agama hingga sains. Nah, saya termasuk orang yang konsen dengan pembelajaran agama melalui sains. Islam itu kan sebenarnya agama yang sangat rasional. Jika ternyata kita menemukan beberapa hal yang kurang/tidak masuk akal, itu berarti ilmu kita yang belum bisa menjangkaunya. Oleh karena itu, kita harus terus belajar dan belajar. Sayangnya, kesibukan saya di kantor membuat saya belum bisa merealisasikannya. Mohon doanya, Insyaallah saya akan menghiasi Ramadhan ini dengan tulisan-tulissan yang menarik tentang Islam dan sains. Semoga diberi kesempatan oleh Allah untuk menikmati Indahnya Ramadhan

Manfaat apa saja yang dirasakan Ustadz atas kehadiran catatan harian online ini?

Alhamdulillah, banyak sekali yang bisa diperoleh, selain tambah ilmu, tambah banyak teman, juga bisa tambah penghasilan. Ada beberapa teman dari luar negeri yang kemudian order minta dibuatkan desain blog atau minta dibuatkan blog. Alhamdulillah, lumayan uangnya bisa bermanfaat untuk yang lain.

Bisa dijelaskan ulang soal selogan ‘Ustadz juga ngeblog’?

Tentu, siapapun boleh nge-blog. Terus terang fenomena blog ini bisa membawa dampak positif dan negatif. Positifnya, semakin banyak blog baru yang isinya sangat bermanfaat, enak dinikmati, dan bisa diambil ilmunya. Sayangnya, dampak negatifnya juga semakin banyak. Saya sangat prihatin juga karena banyak blog-blog baru yang malah menyebarkan konten pornografi. Mungkin dia pikir karena blog porno banyak dikunjungi orang, sehingga bisa menambah penghasilan, padahal faktanya terbalik. Banyak advertiser yang tidak berkenan iklannya dipajang di konten porno. Penghasilan tak didapat, dosa menyebarkan pornografi malah yang menumpuk. Oleh karena itu, semangat nge-blog secara positif harus ditularkan kepada siapapun. Sehingga, yang positif bisa mengalahkan yang negatif, baik dari segi konten, kualitas, maupun kuantitas.

Pesan apa yang Ustadz akan sampaikan kepada mereka yang belum ngeblog?
Semuanya berawal dari niat. Klo niat nge-blognya baik, insyaallah akan bermanfaat untuk sesama. Sebaik-baik manusia adalah yang bisa bermanfaat untuk lingkungan sekitarnya. [Ibn Ghifarie]

Ayo Ngeblog, Ayo Ngoment Juga..!!!

Cag Rampes, Pojok Komputer Ngaheng, 18/08/08;09.47 wib

0 Comments:

Post a Comment



Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda